Setiap Orang Memiliki Panggungnya Masing-masing
Sepatu yang awalnya tersusun rapi kini kembali kosong, ruang kelas kembali senyap, tapi getaran suara riuhnya seakan masih bergelora. Siang...
Sepatu yang awalnya tersusun rapi kini kembali kosong, ruang kelas kembali senyap, tapi getaran suara riuhnya seakan masih bergelora. Siang...
Disebuah betang tua yang telah berdiri selama tujuh generasi, kehidupan selalu bergerak pelan namun penuh makna. Rumah kayu panjang itu...
Refleksi spiritual tentang iman, kelelahan batin, dan dialog penuh makna dengan Tuhan di malam sunyi bersama secangkir kopi.
Aku hanya bisa menatapnya, tak mampu mengutarakan isi hatiku. Sekalipun aku bisa mengungkapkan apa yang tersimpan, aku tetap tidak bisa...
Lukisan malam sunyi, pria menulis surat di meja kayu, cahaya bulan temaram masuk lewat jendela tua.
Andai aku hidup di era 1998, ku rasa tak ada yang lebih penting di pikiran mahasiswa selain perjuangan… Andai aku...
Kalau pun kelak aku akan menjadi manusia yang berguna untuk orang-orang miskin, maka sungguh pun itu karena fungsiku sebagai manusia....
Malam itu, dunia seolah runtuh di hadapanku. Setiap detak jantungku terasa seperti palu yang memukul dinding kepercayaanku. Melihat Martha, istriku,...
Di tengah malam yang sunyi, ketika bintang-bintang bersembunyi di balik awan kelabu, John melangkah pulang dengan harapan akan kehangatan dari...
“Mereka menyebut tanah ini ‘tanah liar’ dan mengatakan kita sebagai manusia berhati domba yang lembut. Kemudian kita diberadabkan dan dikampungkan....
Copyright © SwaraPena - Komunitas Menulis Borneo