Kita Adalah “Pembunuh” yang Lain
Seorang ibu kehilangan anaknya, korban kekerasan di perkebunan sawit, meratapi kehilangan dengan kepedihan mendalam dan tak berdaya.
Seorang ibu kehilangan anaknya, korban kekerasan di perkebunan sawit, meratapi kehilangan dengan kepedihan mendalam dan tak berdaya.
Kalau pun kelak aku akan menjadi manusia yang berguna untuk orang-orang miskin, maka sungguh pun itu karena fungsiku sebagai manusia....
“Mereka menyebut tanah ini ‘tanah liar’ dan mengatakan kita sebagai manusia berhati domba yang lembut. Kemudian kita diberadabkan dan dikampungkan....
Copyright © SwaraPena - Komunitas Menulis Borneo