Merebut Keadilan Lingkungan dari Perspektif Perempuan
Minim pelibatan perempuan dalam kebijakan lingkungan membuat perempuan adat, khususnya Dayak, kehilangan ruang pengetahuan, identitas, dan peran penting pembangunan berkelanjutan.
Minim pelibatan perempuan dalam kebijakan lingkungan membuat perempuan adat, khususnya Dayak, kehilangan ruang pengetahuan, identitas, dan peran penting pembangunan berkelanjutan.
Pembangunan Ibu Kota Nusantara sejak 2022 dinilai mengedepankan kepentingan manusia dan ekonomi, dengan risiko serius terhadap lingkungan Kalimantan Timur.
Copyright © SwaraPena - Komunitas Menulis Borneo